Jual Miras Palsu, Abdul Terpaksa Lebaran di Sel

General, Ilegal, Impor, Kriminal, Miras, Oplosan, Polisi
Abdul Gani (35) warga kelurahan Margawati, kecamatan Garut, kabupaten Garut, Jawa Barat, terpaksa berlebaran di Kantor Polisi. Abdul tak bisa mengelak saat mengetahui seorang pembelinya merupakan anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Garut yang sedang melakukan penyamaran. Kapolres Garut, AKBP Adi Benny Cahyono, mengatakan bahwa saat mendapat informasi adanya peredaran minuman keras bermerek impor, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Sebuah rumah di Jalan Raya Megawati dijadikan tempat penjualan miras impor yang diduga palsu. "Setelah anggota kami melakukan penyelidikan diperoleh informasi bahwa miras tersebut diduga palsu," ujarnya Rabu malam 12 Mei 2021. Sang penjual Abdul Gani, mengaku menjual miras impor diduga palsu tersebut dengan harga antara Rp100 ribu hingga Rp 150 ribu per botol. Miras tersebut diperoleh dari temannya yang berada di Bandung, dengan jumlah pengiriman rata-rata sebanyak 30 botol per hari. "Kami…
Read More

Pelaku Paedofil 35 Anak Ditangkap, Sudah 29 Tahun Beraksi

pedofiil, Pemerkosaan Anak, Pencabulan anak, Polisi
Pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Prabumulih, Sumatera Selatan, menangkap seorang predator anak atau paedofil, yang selama ini cukup meresahkan warga di kota tersebut. Bahkan ternyata, aksi paedofil telah dilakukan pelaku selama 29 tahun yang lalu. Menurut pengakuannya, aksi bejat tersebut sudah ia lakukan terhadap sedikitnya 35 orang anak laki-laki warga Kota Prabumulih. Bahkan, keponakan pelaku juga tak luput dari aksi bejatnya. Penangkapan terhadap pelaku paedofil tersebut, setelah pihak kepolisian mendapatkan laporan beberapa orang tua korban. Pelaku sempat mencoba kabur, hingga akhirnya dihadiahi timah panas di kakinya. Pelaku paedofil tersebut adalah Rusdiono, warga Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih. Pelaku yang sudah melakukan aksi bejatnya sejak 29 tahun lalu, mengaku ketagihan lantaran pernah menjadi korban paedofil sejak usia 7 tahun. Saking ketagihannya, keponakannya pun tak luput dari pelampiasan perilaku sex…
Read More

Polisi Usut Jaringan Narkoba Internasional yang Masuk Jakarta

Kriminal, Narkoba, Polisi, Sabu
Aparat kepolisian akan mendalami jaringan narkoba internasional asal Iran yang berhasil diungkap oleh Polres Metro Jakarta Pusat dengan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 310 kilogram. Penyelidikan ini dilakukan untuk memastikan, apakah jaringan narkoba ini memiliki hubungan dengan kelompok teroris dunia atau tidak. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki keterkaitan jaringan narkoba internasional ini dengan kelompok teroris internasional. Kelompok ini dapat diduga terhubung, sebab penjualannya dalam jumlah yang fantastis, yakni sebanyak 310 kilogram sabu. "Kita sedang selidiki, apakah ini digunakan untuk kegiatan lain atau murni sindikat narkoba. Kan narkotika ini memang memiliki korelasi dengan organized crime dan yang lainnya. Bisa saja memiliki korelasi dengan kelompok teror, bisa saja kelompok kartel, bisa saja dengan pelaku-pelaku people smuggling (penyelundupan orang) dan sebagainya," kata Fadil dalam konferensi pers…
Read More

21 Kali Setubuhi Cucu, Kakek di Nias Ditangkap

Kriminal, Pemerkosaan Anak, Pencabulan, Pencabulan anak
Miris, seorang bocah perempuan berusia empat belas tahun di Desa Biouti, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias, berinisial MG, menjadi korban persetubuhan yang dilakukan oleh kakeknya sendiri, TG. Akibat nafsu bejat sang kakek, korban kini hamil empat bulan dan terpaksa mengandung anak dari hasil dari perbuatan kakeknya sendiri. Polisi segera bergerak dan menangkap pelaku di kediamannya setelah perbuatannya dibongkar korban pada Rabu, 12 Mei 2021. Tersangka yang tidak bisa berhasa Indonesia ini saat diperiksa petugas mengakui jika dia telah menyetubuhi korban sebanyak dua puluh satu kali hingga hamil. Untuk mengelabui aksi bejat tersangka, korban diajak ke kebun karet untuk bekerja menderes karet di kebun milik mereka. Korban yang masih kecil dan polos terpaksa mengikuti apa yang diminta tersangka karena sering diancam dibunuh jika melawan dan memberitahukan pada orang. Sementara korban bersama tiga…
Read More

H-1 Lebaran, Kasus Positif Baru Tambah 4.608 Orang

Corona, Kejadian, peristiwa
Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia hari ini, Rabu (12/5) bertambah 4.608 orang. Dengan demikian total kasus positif Covid-19 sejak yang pertama diungkap pemerintah RI pada 2 Maret 2020 kini akumulasinya telah menjadi 1.728.204 orang. Dari jumlah akumulatif tersebut sebanyak 1.584.878 dinyatakan sembuh (bertambah 4.671) dan 47.617 meninggal (bertambah 152). Dengan demikian, jumlah kasus positif hari ini yang masih aktif seperti dikutip dari laman https://covid19.go.id/peta-sebaran-covid19 adalah 95.709 orang. Jumlah spesimen yang diperiksa di laboratorium kesehatan se-Indonesia adalah 75.416. Sehingga, secara akumulatif ada 15.326.626 spesimen yang telah diperiksa selama lebih dari setahun pandemi Covid di Indonesia. Secara individu, jumlah orang yang telah dilakukan pemeriksaan spesimen corona mencapai 10.282.721 jiwa, di mana sebanyak 1,3 juta di antaranya masih antigen. Adapun suspek per hari ini ada 87.034 orang. Sehari sebelumnya, kasus akumulatif…
Read More